Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan - Siapa yang tidak kenal bawang putih. Salah satu jenis bumbu yang selalu mendampingi setiap masakan. Serasa ada yang kurang pas tanpa ada bumbu bawang putih. Jika kita mengonsumsi soto Kudus, tentu tidak ketinggalan taburan bawang putih goreng di permukaan kuah soto. Namun siapa sangka, dibalik kelezatan bawang putih sebagai penyedap masakan, tersimpan manfaat bagi kesehatan yang luar biasa.


Di India, bawang putih yang dijuluki umbi dewa ini merupakan makanan penting untuk perlakuan diet. Jika dulu orang tua kita mengingatkan untuk mengonsumsi satu siung bawang putih setiap hari, tujuannya tak lain agar Anda terhindar dari kolesterol tinggi, serta mencegah serangan kanker, hipertensi, diabetes, asma dan penyakit lainnya.

Bawang putih memiliki bermacam-macam bahan yang mengandung sulfur. Sulfur inilah yang menjadikan bawang putih memiliki aroma yang khas. Allicin, salah satu bahan yang terkandung dalam bawang putih, dikenal sebagai anti bakteri, anti virus, anti jamur, dan antioksidan. Manfaat dari Allicin bisa diperoleh jika bawang putih dipotong dengan benar, diperas atau ditumbuk halus dan dibiarkan untuk beberapa waktu. Bawang putih juga merupakan sumber selenium. Allicin, bersama dengan bahan lain seperti ajoene, allilin, dll yang dikandung oleh bawang putih juga memiliki efek bagi peredaran darah, pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh dan membantu menurunkan tekanan darah, detoksifikasi, penyembuhan, dll.

Sebuah penelitian tentang bawang putih yang dihasilkan oleh para peneliti di Weizmann Institute Israel menemukan bahwa, allicin bisa berperan sebagai penekan nafsu makan yang efektif. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr David Mirelman, awalnya berusaha mengungkap manfaat bawang putih dalam menurunkan kolesterol, mencegah diabetes dan mempromosikan untuk kesehatan jantung. Ternyata hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang putih ternyata tidak hanya mengelola kolesterol dan menurunkan risiko diabetes, tetapi allicin juga bisa menekan pertumbuhan berat badan. Uji pengaruh pemberian bawang putih (allicin) pada pertumbuhan berat badan ini dilakukan pada tikus percobaan.

Baca juga: Konsumsi Makanan dan Minuman ini Agar Terhindar dari bahaya kanker

Bawang putih dapat membantu meregulasi susunan sel lemak pada tubuh. Pra-adipocytes dikonversi menjadi sel lemak (adipocytes) melalui aktivitas sistem inflamasi. Kandungan anti-inflammatori 1, 2-DT (1, 2-vinyldithiin) yang ditemukan pada bawang putih membantu mencegah konversi ini terjadi. Hal inilah yang membantu mencegah bertambahnya berat badan.

Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah


Sementara beberapa studi telah menemukan bahwa bawang putih bisa mengurangi dan mengendalikan kolesterol LDL (kolesterol buruk). Dampak dari penggunaan bawang putih terhadap kadar kolesterol ada yang turunnya secara bertahap, dan ada pula beberapa yang cukup drastis.

Allicin yang terkandung dalam bawang putih memblokir aktivitas angiotensin II dan membantu mengurangi tekanan darah. Angiotensin II adalah protein yang membantu pembuluh darah berkontraksi sehingga meningkatkan tekanan darah. Kandungan polisulfida pada bawang putih diubah menjadi gas yang disebut hydrogen sulfide oleh sel darah merah. Hydrogen sulfide memperbesar pembuluh darah dan membantu mengontrol tekanan darah. Sehingga hipertensi dapat dicegah sejak dini.

Anti Kanker


Mengkonsumsi bawang putih setiap hari terbukti dapat mengurangi risiko kanker jenis apapun. Kandungan antikanker pada bawang putih berasal dari allylsulphides. PhIP, salah satu amino heterocyclic (HCA), disebut-sebut sebagai salah satu penyebab meningkatnya kanker payudara pada wanita. Menurut penelitian, diallylsulphide yang ditemukan pada bawang putih mencegah perubahan PhIP menjadi carcinogens. Beberapa studi populasi telah menemukan bahwa orang yang rajin (setiap hari) mengonsumsi bawang putih memiliki risiko lebih rendah dari serangan kanker tertentu, terutama perut, usus besar dan prostat.

Baca Juga: Ingin Awet Muda? Konsumsi Makanan ini

Selain manfaat di atas, bawang putih juga merupakan afrodisiak (bahan peningkat libido) yang ampuh karena berperan meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu kekuatan ereksi. Selain sebagai pendongkrak stamina seks, penyedap ini banyak sekali mengandung zat gizi dan finonutrien yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bawang putih juga mampu menangkal serangan flu, membasmi cacing perut, mengobati rematik, serta meredakan insomnia.

Tips: Mengonsumsi bawang putih sebaiknya tidak dimakan mentah. Pasalnya, bisa mengganggu lambung. Sebelum dikonsumsi, sebaiknya bawang putih direbus terlebih dahulu, digoreng, atau dipanggang. Ingat, bawang putih tidak dikonsumsi dalam bentuk apapun saat mengalami serangan penyakit di bagian perut dan usus besar.

Disqus Comments