Ingin Terhindar Dari Kanker? Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Konsumsi Makanan dan Minuman ini Agar Terhindar dari bahaya kanker - Pentingnya kita untuk menjaga kesehatan dan gaya hidup setiap hari mendorong kita untuk cermat dalam melakukan berbagai hal termasuk memilih makanan yang baik untuk kesehatan kita agar terhindar dari bahaya penyakit kanker. Secara alamiah ada jenis makanan yang bisa membantu dalam mencegah serangan penyakit kanker.

Apa saja jenis makanan itu? Berikut uraiannya.


1. Buah-buahan dan Sayuran


Vitamin C alami adalah antioksidan kuat yang dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran. Jeruk Bali, jeruk keprok, paprika, dan brokoli jika rajin dikonsumsi bisa membantu mencegah pembentukan senyawa nitrogen penyebab kanker. Diet tinggi vitamin C telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar, esofagus, kanker kandung kemih, kanker payudara, dan kanker leher rahim. Vitamin C terbaik tentunya yang berasal dari makanan, bukan darin suplemen. Jadi pastikan Anda setiap hari menyimpan buah-buahan dan sayuran sebagai cadangan vitamin C alami untuk dikonsumsi setiap hari.

Dari semua jenis buah-buahan, yang paling bagus unt dalam mengurangi risiko kanker adalah jenis berry-berry-an. Seperti raspberry, blueberry dan cranberry. Zat antioksidan yang disebut dengan pterostilbene banyak ditemukan dalam buah blueberry dan cranberry, dimana zat ini memiliki sifat melawan sel kanker.

2. Kacang tanah


Kacang tanah adalah jenis makanan yang kaya vitamin E yang jika rajin dikonsumsi bisa meredam risiko kanker usus, kanker paru-paru dan kanker hati. Selain kacang tanah, jenis makanan yang kaya vitamin seperti selai kacang, almond dan biji bunga matahari. Dengan rajin mengonsumsi kacang tanah dan makanan kaya vitamin E lainnya, juga menjaga pertahanan sel tubuh tetap kuat

Baca Juga: Hindari 5 Makanan (Camilan) ini untuk kesehatan tubuh kita

3. Ubi Jalar


Warna oranye pada ubi jalar mengandung senyawa beta karoten, yang merupakan jenis antioksidan kuat. Rajin mengonsumsi ubi jalar terutama bagi mereka yang menjalankan diet tinggi, jenis makanan yang mengandung beta karoten (terutama sayuran berwarna oranye dan sayuran berdaun hijau), memiliki penurunan risiko kanker, khususnya kanker paru-paru, kanker usus besar, dan kanker usus. Pada perempuan pre-menopause, sebuah studi menemukan bahwa makan banyak sayuran yang kaya beta karoten, asam folat, vitamin C, dan serat (seperti ubi jalar) – mengurangi risiko terkena kanker payudara hingga 50%.

4. Ikan Salmon Liar


Kadar vitamin D rendah di dalam tubuh sering dikaitkan dengan resiko tinggi untuk beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker payudara. Vitamin D bisa membantu menghalangi perkembangan pembuluh darah yang memberi makanan bagi tumor yang tumbuh dan membantu menghentikan proliferasi sel kanker dan pra-kanker. Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya vitamin D, seperti yang terdapat pada ikan salmon liar, atau mengonsumsi produk susu yang diperkaya vitamin D seperti yogurt. Jika merasa begitu sedikit makanan yang bisa memberikan asupan vitamin D, sebaiknya mempertimbangkan mengonsumsi suplemen vitamin D secara terpisah.

5. Omega 3


Mengonsumsi asam lemak omega 3 dapat membantu mencegah kanker dengan cara menghambat proliferasi sel kanker dan mengganggu langkah pertumbuhan tumor. Asam lemak Omega 3 juga membantu mengurangi peradangan. Walaupun omega 3 tidak langsung mengurangi risiko kanker, namun secara pasti membantu menjaga tubuh untuk tetap kuat dan sehat .Tambahkan makanan yang kaya omega 3, seperti jenis-jenis ikan laut dan kerang.

Baca Juga: Ingin Tetap Awet Muda? Konsumsi Makanan ini

6. Kunyit


Jenis bumbu dapur satu ini sudah teruji kualitasnya sebagai antibiotika alami pada pengobatan tradisonal. Kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin, yang bermanfaat baik sebagai anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa ini berperan menangkal sel kanker. Dari hasil penelitian laboratorium, kurkumin telah terbukti membantu mencegah kanker payudara, kanker colon, kanker lambung, kanker hati, dan kanker paru-paru. Kunyit segar bisa di ekstraksi atau diambil airnya dan diminum setelah direbus untuk mendapat manfaat perlindungan kanker secara maksimal dari kunyit.

7. Teh Hijau


Kandungan senyawa aktif katekin yang ada pada teh dapat membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker serta mencegah mutasi sel yang berkontribusi terhadap perkembangan kanker. Di Negara Jepang, kebiasaan mengonsumsi teh hijau dipercaya bisa menurunkan risiko kanker usus pada wanita.

Penelitian di Cina, orang yang memiliki kebiasaan minum teh hijau memiliki risiko lebih rendah menderita kanker pancreas, dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh hijau. Minum teh hijau secara teratur, terbukti menurunkan risiko kanker usus besar, kanker payudara, kanker ovarium, kanker prostat dan kanker paru-paru. Dan pada umumnya, semua jenis teh, yaitu teh hijau, teh hitam, teh putih, teh oolong semuanya terlihat memiliki sifat pencegahan kanker.

8. Buah Delima


Di dalam buah delima terdapat kandungan asam ellagic yang kaya akan nutrisi. Dalam studi laboratorium yang dilakukan pada hewan, asam ellagic terbukti bisa menghambat pertumbuhan sel kanker dan menonaktifkan senyawa penyebab kanker. Untuk mengambil manfaat ini, saat mengonsumsi buah delima sebaiknya dikombinasi dengan yogurt atau sereal. Makanan lain yang banyak mengandung asam ellagic adalah buah rasberi, blackberi, strowberi, cranberi, dan semua buah anggur.

9. Sayuran Silangan


Sayuran silangan seperti brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung fitonutrisi yang dikenal dengan nama glucosinolates. Nutrisi ini bisa menghambat metabolisme beberapa jenis karsinogen dan merangsang produksi enzim detoksifikasi dalam tubuh. Semua makanan nabati, yang mencakup biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran mengandung sejumlah fitonutrisi. Ada ribuan fitonutrisi yang diketahui, dan banyak yang telah menunjukkan potensi melindungi tubuh dari serangan sel kanker.

Selain mengonsumsi makanan sehat pencegah serangan sel kanker, juga harus dibarengi dengan gaya hidup sehat. Tidak minum minuman beralkohol, tidak merokok, serta rutin melakukan olahraga atau aktifitas fisik.

Disqus Comments